• Jokowi/Amin 34.895

    91.80%

    Prabowo/Sandi 3.115

    8.20%

  • Gerindra 2.283

    6.08%

    PKB 4.178

    11.13%

  • Golkar 2.495

    6.65%

    PDIP 3.034

    8.08%

  • Nasdem 3.656

    9.74%

    PKPI 2.541

    6.77%

  • Berkarya 2.522

    6.72%

    PKS 2.380

    6.34%

  • Perindo 1.383

    3.69%

    PPP 771

    2.05%

  • Demokrat 3.698

    9.85%

    PAN 1.195

    3.18%

  • Hanura 2.864

    7.63%

    PSI 1.667

    4.44%

  • Garuda 1.202

    3.02%

    PBB 1.659

    4.42%

logo
header-add

Rakor Perdana Pemutahiran Data Pemilih Berkelanjutan Kabupaten Sumba Tengah

08 March 2021 189

WhatsApp_Image_2021-03-05_at_13_04_27.jpeg

    Kamis, tanggal 04 Maret tahun 2021 yang lalu KPU Kabupaten Sumba Tengah menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pemuktahiran Data Pemilih Berkelanjutan periode bulan Februari tahun 2021. Acara yang dilaksanakan di Aula KPU Kabupaten Sumba Tengah ini menerapkan Protokol Kesehatan dan dihadiri oleh perwakilan Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumba Tengah dan Koramil 1613-03/Katiku Tana. KPU Kabupaten Sumba Tengah juga mengundang perwakilan pengurus Partai Politik (Parpol) dan Polsek Katikutana, namun dalam rakor kali ini perwakilan dari Parpol maupun Polsek Katikutana belum sempat hadir.

    Rakor ini merupakan rakor pertama yang diadakan oleh KPU dalam rangka pemuktahiran data pemilih berkelanjutan, sesuai dengan Surat Putusan KPU No 132 yang keluar pada tanggal 04 Februari 2021 tentang “Pemuktahiran Data Pemilih Berkelanjutan Tahun 2021”. Sedikit berbeda dengan proses pemuktahiran data pemilih yang dilakukan di tahun sebelumnya, pada tahun 2020 mekanisme rapat dalam rangka pemuktahiran data dilakukan secara Rapat Pleno sedangkan di tahun 2021 dilakukan dalam bentuk Rapat Koordinasi. 

    Rakor ini dibuka oleh Ketua KPU Kabupaten Sumba Tengah, Lucia Piranyawa. Dalam rakor, KPU Kabupaten Sumba Tengah mempresentasikan hasil pemuktahiran data pemilih yang dilakukan selama bulan Februari tahun 2021. Terdapat tiga jenis data yang dipresentasikan, yakni Data Pemilih Baru, Data Pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) dan Perbaikan Data Pemilih. Data pemilih Baru merupakan data masyarakat yang baru mengurus KTP-el dan belum masuk sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dalam rakor kali ini KPU Kabupaten Sumba Tengah melaporkan 52 pemilih baru yang terdiri dari 42 pemilih laki-laki dan 10 pemilih perempuan. Sedangkan data TMS adalah data pemilih yang karena beberapa hal tidak memenuhi syarat untuk tetap berada dalam DPT, seperti karena meninggal, ganda dalam DPT, pindah keluar dari Kabupaten Sumba Tengah dan berubah status dari penduduk sipil ke militer seperti anggota TNI atau Polri dll. Data TMS yang dipresentasikan terdiri dari 109 pemilih ganda, 1 pemilih pindah keluar dan 2 pemilih berubah status menjadi anggota TNI. Selanjutnya ada 216 perbaikan elemen data pemilih yang turut dipresentasikan dalam rakor kali ini. Elemen data yang diperbaiki berupa Nomor Kartu Keluarga invalid, Nomor Induk Kependudukan (NIK) invalid dan Tanggal lahir invalid. Berita Acara lengkap hasil Rakor dapat didownload di website KPU Kabupaten Sumba Tengah.

    Dalam mengerjakan ketiga data diatas, KPU Kabupaten Sumba Tengah berkoordinasi dengan Disdukcapil Kabupaten Sumba Tengah. Selain itu KPU juga mendapat informasi tambahan dari Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah dan dari Koramil 1613-03/Katiku Tana. Selanjutnya KPU Kabupaten Sumba Tengah bersama dengan para peserta Rakor yang hadir bersepakat bahwa Pemuktahiran Data pemilih dikerjakan dalam sebuah semangat kebersamaan. Sehingga koordinasi antara beberapa instansi dalam rangka Pemuktahiran Data Pemilih Berkelanjutan perlu lebih intensif dilakukan. (url).