• Jokowi/Amin 34.895

    91.80%

    Prabowo/Sandi 3.115

    8.20%

  • Gerindra 2.283

    6.08%

    PKB 4.178

    11.13%

  • Golkar 2.495

    6.65%

    PDIP 3.034

    8.08%

  • Nasdem 3.656

    9.74%

    PKPI 2.541

    6.77%

  • Berkarya 2.522

    6.72%

    PKS 2.380

    6.34%

  • Perindo 1.383

    3.69%

    PPP 771

    2.05%

  • Demokrat 3.698

    9.85%

    PAN 1.195

    3.18%

  • Hanura 2.864

    7.63%

    PSI 1.667

    4.44%

  • Garuda 1.202

    3.02%

    PBB 1.659

    4.42%

logo
header-add

Pemilihan Serentak Tahun 2020 Mundur dari Jadwal

25 January 2021 199

Pemilihan_Serentak_Tahun_2020_Mundur_dari_Jadwal.jpg

Tanggal pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pemilihan) serentak tahun 2020 sepakat diundur. Pemungutan suara yang semula dijadwalkan pada tanggal 23 September 2020 diundur menjadi tanggal 9 Desember 2020 akibat adanya pandemik infeksi virus Corona di Indonesia. Kesepakatan ini diambil dalam rapat kerja dengan menggunakan sistem sambungan jarak jauh antara Komisi II DPR RI dengan KPU, Bawasalu, DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu) dan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian pada Selasa 14 April 2020. Namun kesepakatan ini belum menjadi putusan resmi karena masih menunggu perkembangan infeksi virus Corona di Indonesia. Seandainya masa tanggap darurat terhadap infeksi virus Corona diperpanjang melebihi tanggal 29 Mei 2020 maka kesepakatan diatas akan dibahas ulang.

Sebelumnya pada tanggal 21 maret 2020 yang lalu, KPU telah memutuskan untuk menunda empat tahapan dalam Pemilihan serentak tahun 2020 akibat adanya infeksi virus Corona. Empat tahapan yang ditunda adalah Pelantikan PPS (Panitia Pemungutan Suara), Verifikasi syarat dukungan calon perseorangan, Pembentukan PPDP (Petugas Pemuktahiran Data Pemilih) dan yang terakhir adalah Pemuktahiran dan penyusunan daftar pemilih. Keputusan ini tercantum dalam Surat Keputusan KPU RI nomor 179/PL.02-Kpt/01/KPU/III/2020. Selanjutnya perlu adanya payung hukum yang baru untuk mengatur kembali jadwal tahapan Pemilihan serentak tahun 2020 yang telah ditunda.

Pemilukada serentak tahun 2020 sendiri merupakan Pemilihan serentak gelombang keempat yang dilakukan setelah Pemilihan serentak tahun 2015, 2017 dan 2018. Selain itu Pemilihan serentak tahun 2020 bakal menjadi Pemilihan serentak terbesar di Indonesia, karena Pemilihan ini diselenggarakan di 270 daerah dalam satu waktu. 270 daerah yang menyelenggarakan Pemilihan serentak tahun 2020 terdiri dari 9 Provinsi, 224 Kabupaten dan 37 Kota. Untuk provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terdapat 9 Kabupaten yang menyelenggarakan Pemilihan serentak tahun 2020, yaitu Kabupaten Sumba Timur, Sumba Barat, Timur Tengah Utara, Manggarai, Manggarai Barat, Malaka, Belu, Sabu Raijiua dan Ngada. Sedangkan Kabupaten Sumba Tengah termasuk dalam Kabupaten yang tidak menyelenggarakan Pemilihan serentak tahun 2020.

Besar harapan seluruh masyarakat Indonesia agar wabah infeksi virus corona di Indonesia bisa segera berhenti. Sehingga aktivitas masyarakat Indonesia dapat berjalan kembali seperti semula, begitu juga dengan pelaksanaan Pemilihan serentak tahun 2020. (url)